Tuhan...

Aku juga pernah duduk bersimpuh dalam sajadahmu
Menghitung dosa yang tak pernah selesai
Dosa besar dan halus yang berhembus
Mengukus diri dalam gelisah panjang

Tuhan...
Gugur jemari dalam astaghfirullah
Tak akan mensucikan diri dalam lemak dosa
Menghapus angkara yang rebah dikepala
Mengubur kecewa diantara dada

Tuhan...
Ampuni aku sebelum dadaku dikoyak jeritan

Sumenep, 12 Oktober 2016


Benazir Nafilah

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama