Sajak dari Kampung

Surabaya, seperti juga kampungku kini
Sang surya diburu pagi
Anak kecil bertopi, petani bertopi
Ibu bernyanyi tentang nasehat-nasehat Nabi
Bagi generasi yang terburu disengat matahari

Lihat, kendaraan seperti panah dilepas busur
Menabur diri di jalan beraspal ke alur-alur
Hidup yang bersulur-sulur

Di kampungku,
Orang-orang menabuh rebana
Seperti isyarat marabahaya
Bukan lagi serenade bagi gembira

Surabaya, 14 Oktoner 2009




(Juwairiyah M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama