Perempuan Perkasa

Mencangkul angan terserak
Pada pelepah mati
Di tanah-tanah retak
Melepuh terpanggang matahari

Demi detak  waktu bergegas
Perempuan menanam perih
Sambil menelan keringat jerih
Menumpu sabar menanti tunas

Pada tanda-tanda zaman
Saat pria memakai kebaya
Perempuan memanggul beban
Payungi pria tak berdaya

Serupa tuan lindungi hamba sahaya
Lalu dogma ada di mana

Mei , 2009

Weni Suryandari (kompas.com)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama