Puisi Maftuhah Jakfar

Fragmen Warna

Sepekat inikah rindu Yang selalu menghempas karang dan batu Serahasia inikah belantara Menyimpan teka teki se…

Rindu Ilalang I

Ayahku tersayang Mohammad Jakfar Di ladang jagung Aku yg kecil Berlarian seperti kupu-kupu Bunga ilalang itu…

Nurun Ala Nur *)

Pada ceruk cahaya Ayat-ayatmu menyala Bintang kejora dalam tabung kaca Ayat-ayatmu luruh, runtuh, gemuruh Ran…

Deru Campur Pilu

Langit selalu kelam Pada mata yang baru saja ditinggalkan Mata yang di dalamnya penuh riuh gaduh suara perih …

Mosaik Suara

Suara air itu berdenyar lagi Dalam kesunyian air wudhu di perigi Debu dan suara luruh dalam hening cuaca Runt…

Mosaik Suara

Suara air itu berdenyar lagi Dalam kesunyian air wudhu di perigi Debu dan suara luruh dalam hening cuaca Runt…

Mikraj Cinta V

Wahai Maulana Bila perpisahan tangkai bambu dengan rumpunnya Seumpana kepedihan api dan bara berkobaran Denga…

Mikraj Cinta IV

Wahai Maulana Rinai suara mulai memancar Dari buluh serulingmu yang berpendar Bergelora di tengah ruang ha…

Mikraj Cinta III

Wahai Maulana Tak ada yang bisa menghentikan udara Bila gelombang tarianmu yang serupa siluet warna Gemerlap …

Mikraj Cinta II

Jubah hitam, putih, merah, hijau, biru dan jingga Adalah  warna-warna cahaya Bergemuruh di angkasa Berkilauan…

Mikraj Cinta I

: Maulana Jalaluddin Rumi Permadani merah itu telah digelar Persembahan mulia segera dimulai Matahari akan me…

Muat postingan lainnya
Tak ada hasil yang ditemukan